捐款 DONATE

Permohonan: Migrants Rights NOW!

21 Jan

Permohonan: Migrants Rights NOW!

Di Hong Kong kami membanggakan diri kami sendiri sebagai Negara yang berdasarkan Hukum dan memperlakukan orang lain dengan adil. Namun perempuan yang datang kemari sebagai pekerja rumah tangga secara sistematis dieksploitasi oleh agen dan majikan yang tidak bermoral. Banyak yang dibohongi soal pekerjaan dan upah mereka, dibebani biaya ilegal yang berlebihan, dibayar lebih rendah dari Upah Minimum yang Diperbolehkan, dan mendapati paspor mereka disita. Semua praktik-praktik ini melanggar hukum dan masuk dalam kategori perdagangan manusia untuk kerja paksa. Ini adalah salah satu jenis perbudakan modern. Dengan Kewajiban Tinggal Serumah, majikan yang kejam bisa menyembunyikan kejahatan mereka dan pekerja sering merasa tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri. Tingginya tingkat hutang, tiadanya paspor, dan ketakutan kehilangan pekerjaan membuat mereka bertahan di situasi kerja yang sarat perlakuan sewenang-wenang. Mereka yang melarikan diri dan mengajukan keluhan tidak bisa bekerja dan sering memilih pulang ketimbang berusaha mendapatkan upah yang belum dibayar atau membawa mereka yang memperlakukan mereka dengan buruk ke pengadilan. Akibatnya hanya sedikit majikan atau agen penyalur yang pernah dihukum karena melanggar hukum. Rendahnya tingkat penghukuman ini turut mengakibatkan langgengnya perlakuan sewenang-wenang pada skala yang besar. Pemerintah mengetahui situasi ini bertahun-tahun tapi menolak untuk bertindak meski banyaknya seruan dari aktivis lokal, serikat pekerja, PBB dan ILO.( Organisasi Buruh Sedunia)

Kami pikir ini salah dan kami pikir anda juga merasakan hal yang sama. Karena itu kami kira ini adalah saatnya untuk perubahan. Kampanye ini menyerukan pada pemerintah untuk menghentikan agen perekrutan yang keji dari mengeksploitasi pekerja rumah tangga dengan;

  • Menyediakan badan yang kuat dan proaktif untuk memonitor, menginvestigasi dan menghukum agen-agen yang membebani biaya berlebihan, menyita paspor dan menganjurkan pembayaran upah yang rendah.
  • Memperkenalkan sistem pembayaran biaya dan upah yang dijalankan oleh pemerintah agar agensi dan majikan tidak bisa mengeksploitasi pekerja rumah tangga.
  • Membentuk badan yang mana pemerintah, pekerja dan majikan bersepakat soal tingkat upah kerja dan mengupayakan standar internasional atas “tidak ada biaya pada pekerja’
  • Membiarkan majikan dan pekerja memutuskan di antara mereka sendiri apabila sang pekerja akan tinggal serumah atau tidak.
  • Menghapus ‘peraturan dua minggu’ agar pekerja rumah tangga berada dalam kebijakan imigrasi yang sama dengen pekerja migran lainnya.
訂閱下列社交媒體,接收本會最新資訊